Posted under berita
Saat ini ikan yang dihasilkan dari tambak penduduk sudah tidak prospek lagi karena haga jual ikan jatuh begitu juga dengan hasil sawah di desa kemangi. Sehingga untuk meningkatkan perekonominan penduduk diperlukan pemanfaatan telaga sebagai tempat wisata dan untuk kebutuhan air baku dapat memanfaatkan air telaga. Lokasi telaga dikelilingi tambak penduduk.
Di desa Kemangi ini terdapat sumber mata air berupa telaga, sampai saat ini sumber mata air tersebut belum dimanfaatkan oleh masyarkat untuk kebutuhan sehari-hari. Kondisi air tanah di desa kemuning payau karena dekat dengan pantai. Di setiap RT memiliki penampung air untuk memenuhi kebutuhan akan air bersih,
Untuk kebutuhan makan+minum penduduk membeli air dengan harga Rp.3000 tiap gerobak air yang berisi 8 jirigen (@jirigen 25liter). Dalam 1 bulan rata-rata menghabiskan 2 tangki air (bak penampung air) untuk tiap RT harga yang dibutuhkan untuk 1 tangki air sebesar Rp. 40.000. Air bersih tersebut pada musim kemarau didatangkan dari desa suci sedangkan yntuk musim penghujan biasabya bak penampung tersebut berfungsi sebagai PAH.
Kondisi sanitasi di desa kemangi saat ini sudah bisa dikatakan baik begitu juga dengan kesadaran akan lingkungan yang sehat. Kegiatan gotongroyong bersih desa sering dilakukan untuk menjaga lingkungan desa. Sebagian besar penduduk sudah memiliki sarana sanitasi. Bagi penduduk yang belum memiliki WC biasanya BAB di tegalan ataupun sawah. Tetapi desa ini memiliki MCK (jamban umum)di setiap Rtnya.
wah halaman yang bagus dan artikel yang sangat baik . saya senang bisa menemukan halaman ini , artikelnya sangat menarik . di tunggu postingan berikutnya .Salam
BalasHapus